Ketika Masalah Tanpa Rasa bersalah

Kenapa harus takut berbuat salah,,? Yang harus ditakuti adalah perasaan yang terlalu merasa paling benar, suka menyalahkan orang lain & menggunjingkan kesalahan orang lain.

Karena mampu merasa bersalah sampai akhirnya seseorang akan berani meminta maaf,,,! Karena mampu merasa bersalah seseorang akan mampu untuk mengalah,,,! Karena mampu merasa bersalah seseorang akan mampu semangat untuk belajar agar menjadi benar,,,! Karena mampu merasa bersalah seseorang mampu berdoa kepada TUHAN dengan cara yang lebih khusyu,,,! Karena mampu merasa bersalah seseorang mampu untuk rendah hati & tidak berlaku sombong,,,!

BERSALAH,,! Sikap yang mengakui diri bahwa diri kita tidak pernah akan luput dari berbuat kesalahan, dan meyakini tiap manusia pasti memiliki kekhilafan,,,!

Kebanyakan masalah sulit untuk terselesaikan, bukan lantaran tidak pernah memikirkan sebuah solusi yang tepat, tapi dikarenakan terlalu fokus untuk saling menyalahkan, saling membenar-benarkan & menyalahkan yang lain,,,! Padahal, pada dasarnya semua sikap memiliki alasan untuk membenarkan diri sendiri, tapi toh akhirnya itu untuk menyelaraskannya, kita harus mampu mengimbangi keadaan dan jeli menanggapi situasi,, itulah tempatnya “berhenti saling menyalahkan”, dan mengingat kembali, bahwa tiap manusia tak pernah terhindar dari bersikap salah,,,!

Merasa bersalah akan mampu menguatkan hati yang telah dikhianati,,! Ada sebuah diskusi hati, akal & nuranimu,, “Dia berkhianat mungkin karena saya yang mungkin terlalu merasa sudah mengerti tentang perasaannya, padahal sebenarnya tidak. Dia berkhianat mungkin karena saya yang terlalu mengekang perasaannya, dan ketika dia ingin berhenti memunafikkan diri dihadapanku maka dibelakang dia beralih kehati yang lain, dan karena menjaga perasaanku, perpindahan perasaannya itu sengaja dia tutupi, sampai akhirnya saya ketahui & saya menyebutnya sebagai sebuah pengkhianatan,”

SALAH,,, SALAH DAN SALAH,,,! Siapa sih yang mau berbuat salah,,? tapi yang paling ditakuti & harusnya ditakuti adalah jati diri yang tidak mampu mengakui kesalahan & tidak mau menyadari diri pernah berbuat salah.

Memahami sebab, mengerti alasan, menyertakan sikap kemanusiaan, maka disitulah yang nantinya menjadi tempat ditemukannya sebuah kesinambungan penyelesaian masalah.

Kawan semua mungkin Pernah dengar sebuah ungkapan,, “Dari kesalahan manusia akan menemukan kebenaran,,!” atau “Dari kesalahan manusia akan mengerti arti sebuah keterbatasan”

So,,, Buka hati untuk sebuah kritik, karena itulah gerbang sebuah pencerahan, Buka hati untuk tidak terlalu merasa benar,,!

Memaklumi satu sama lain, memaklumi tiap kekhilafan,,!

Adalah suatu yang indah memiliki banyak kawan..! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: